Posted by: nokaknox | July 7, 2008

Warm food please!

It’s summer now in Korea. Walaupun masih ternodai dengan hujan yang hampir setiap hari turun, suhunya udah sekitar 30 derajat celcius. Just like today, I was walking to the lab from the dorm and when I got to the lab I was sweating. Well, not drench in sweat but the back of my shirt was wet. And the humidity now is increasing to almost 80%, which is similar to Indonesia. Makanya tadi pas keluar dorm pagi-pagi berasa agak berat nafasnya, karna udh 6 bulan biasa dengan tingkat kelembaban rendah.

Anyway, di musim panas es krim dijual dimana-mana. Pantai-pantai udah penuh dengan orang, shorts dan hot pants sudah mulai dipakai. Tadi nonton berita di tv katanya malah ada heat wave di wilayah pantai timur Korea. Karena udah panas ini lah makanya makanan-makanan dingin mulai keluar di restoran-restoran. Bukan cuma desert atau minuman penawar dahaga, tapi juga makanan utama yang dingin.

I’m not really a huge fan of Korean noodles, be it in the winter nor summer. Noodles based dish di sini itu disajikan dengan mi sebagai bagian paling besar dari seluruh ingredient yang dipakai. Sekitar 90% isi mangkok itu isinya mi. Mi berbahan dasar kentang, gandum atau beras. Sisanya, sekitar 10% itu isinya itu air plus taburan yang berupa irisan timun, lobak, bawang bombay, daun bawang, wortel dan biji wijen atau 김 (kim, lembaran rumput laut). Khusus untuk 냉면 (naengmyeon, I hope I spell it right), pakai setengah butir telor rebus. Mau diubek-ubek sampai dasar pun, gak bakal nemu kejutan-kejutan lain. Hope to find a bit of meat or seafood or even mushroom? Nooo, it’s strictly noodle and noodle alone. Pure carbs dish.

Sebagai seorang Indonesia yang terbiasa makan mi (kuah atau goreng) dengan “isi” yang beraneka ragam, I find Korean noodles dishes are not that amusing. Even more not amusing when they are served cold! I’m not a fan of cold dishes. For me, cold dishes are only suitable for desert or snacks. But these 국수 (guksu, mi) dishes, during summer, they are served cold, with ice cubes even! Last week I had lunch with my lab mates, and they ordered 콩국수 (kong guksu). Karena belum pernah dan pengen nyoba, gue ikutan aja lah. Katanya itu mi kuah dengan bean paste topping. Sounded interesting. Begitu datang, tampilannya emang appetizing, dengan mangkuk yang besar (I’m a supporter of big portion food). Begitu sampai di hadapan gue, gue aduk dengan sumpit dan voila, mengapunglah beberapa ice cubes di kuahnya. I suddenly knew that I wouldn’t like that dish.

Tapi karena udah lapar, ya akhirnya gue makan aja. Suapan pertama, terrible. Gak kerasa apa-apa kecuali sekilas rasa kacang-kacangan seperti kedelai dari toppingnya yang berbentuk seperti susu kedelai kental. Hambar, gak berasa. Kuahnya juga hambar, gue curiga kuahnya cuman air dingin dari kulkas gitu, soalnya emang berasa kayak air minum biasa (dengan sekilas rasa kedelai dari topping itu). Untung ada kimchi sebagai penyelamat. Kimchi yang spicy plus sour berfungsi jadi penyeimbang rasa buat gue. pas gue liat ke samping, lab mates gue itu pada nyeruput kuahnya dengan nikmatnya, serasa itu kuah mi bakso abang-abang lewat depan rumah (they should try that mi bakso buatan abang-abang lewat depan rumah). Jadilah gue gak ngabisin minya dengan alasan kenyang.

콩구??

콩국수

Some of those 국수 dishes actually taste rather good for my taste. Seperti tadi siang, gue makan di tempat yang sama. Karena dibayarin ya mau-mau aja. Tapi tentunya gue gak pesan makanan yang sama kayak minggu lalu. Tadi akhirnya gue mutusin untuk mesen 비빔 국수 (bibim guksu, mi campur). Pas datang, mangkuknya sama, besar, tapi tanpa kuah dan es batu. I made the right choice! :) Bentuknya lebih seperti 비빔밥 (bibimbap, nasi campur) dengan gochujang (red pepper taste) untuk saosnya, terus pake taburan lobak, timun, ama wortel. Waktu dicoba, rasanya lebih mirip asinan daripada 비빔밥. Saosnya lebih ke manis pedes gitu soalnya. Overall, it’s not bad. Tapi tetep, gue butuh protein di makanan siang gue :) Kayaknya malam ini makan ayam goreng depan kampus enak nih, hehe…

비빔구??

비빔국수


Responses

  1. Di tempat gue blum turun ujan, udara basah banget, humidity 80% (weks.. serasa di bis kota jakarta.. bangeeet). Jalan kaki dorm-lab cuma sepuluh menit aja keringetnya nyaingin jogging sejam :p kl gue bilang sih lebih parah dari Indonesia nok..

    냉면… (neng=dingin, myon=mie(?)).
    Eniwei, kadang2 gue juga nemuin makanan korea itu terrible banget deh. Tampilan oke.. rasa ga ada, tampilan biasa aja, kadang rasanya oke. So, buat yang cuma ngliat tampilannya doank, suka kecele.. ;)

    ~yang kecele beberapa kali..

  2. mangkanya,klo pulang ke indo siapin ransum indomie buat disana…
    eh, nok, katanya daging gogok anget tuh nok..
    ayo nok,coba,coba,coba……. ;p

  3. setiap minggu saya tidak lupa untuk memakan sebungkus dua bungkus indomie, hehe… ada kok dijual di Asia mart sini yan :)
    Jeung dewi, ho oh, kayaknya parahan sini yak panasnya…btw, tengkyu untuk editan 냉면-nya, hehe


Leave a response

Your response:

Categories